Sunan Ibnu Majah · Kitab Thaharah dan Sunnah-sunnahnya · No. 636

Bab Apa yang Diperbolehkan bagi Suami terhadap Istrinya ketika Istrinya Haid

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَتْ إِحْدَانَا إِذَا حَاضَتْ أَمَرَهَا النَّبِيُّ ـ ﷺ ـ أَنْ تَأْتَزِرَ بِإِزَارٍ ثُمَّ يُبَاشِرُهَا ‏.‏

Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Jika salah satu dari kami sedang haid, Rasulullah ﷺ akan menyuruhnya untuk mengikatkan kain di pinggangnya, kemudian beliau akan memeluknya."