Bab Apa yang Diperbolehkan bagi Suami terhadap Istrinya ketika Istrinya Haid
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَتْ إِحْدَانَا إِذَا حَاضَتْ أَمَرَهَا النَّبِيُّ ـ ﷺ ـ أَنْ تَأْتَزِرَ بِإِزَارٍ ثُمَّ يُبَاشِرُهَا .
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Jika salah satu dari kami sedang haid, Rasulullah ﷺ akan menyuruhnya untuk mengikatkan kain di pinggangnya, kemudian beliau akan memeluknya."