Bab Tentang Junub yang Tidur dalam Keadaan Tersebut Tanpa Menyentuh Air
HR. Ibnu Majah no. 583
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ـ ﷺ ـ كَانَ يُجْنِبُ ثُمَّ يَنَامُ كَهَيْئَتِهِ لاَ يَمَسُّ مَاءً . قَالَ سُفْيَانُ فَذَكَرْتُ الْحَدِيثَ يَوْمًا فَقَالَ لِي إِسْمَاعِيلُ يَا فَتًى يُشَدُّ هَذَا الْحَدِيثُ بِشَىْءٍ .
Cara baca (latin)
haddatsana aliyyu ibnu muhammadin, haddatsana wakiun, haddatsana sufyanu, an abi ishaqa, ani alaswadi, an aisyaha, anna rasula allahi kana yujnibu tsumma yanamu kahayatihi la yamassu maan. qala sufyanu fadzakartu alhaditsa yawman faqala li ismailu ya fatan yusyaddu hadza alhaditsu bisyain.
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa: Rasulullah ﷺ pernah junub kemudian tidur dalam keadaan tersebut tanpa menyentuh air. (Da'if) Sufyan berkata: "Aku menyebutkan hadits ini suatu hari, dan Isma'il berkata kepadaku: 'Wahai pemuda, seharusnya kamu mendukung hadits ini dengan sesuatu yang lain.'"