Sunan Ibnu Majah · Kitab Thaharah dan Sunnah-sunnahnya · No. 485

Bab Wudhu dari Apa yang Diubah oleh Api

Hasan oleh Darussalam

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ قَالَ ‏"‏ تَوَضَّئُوا مِمَّا غَيَّرَتِ النَّارُ ‏"‏ ‏.‏ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ أَتَوَضَّأُ مِنَ الْحَمِيمِ فَقَالَ لَهُ يَا ابْنَ أَخِي إِذَا سَمِعْتَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ـ ﷺ ـ حَدِيثًا فَلاَ تَضْرِبْ لَهُ الأَمْثَالَ ‏.‏

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa: Nabi ﷺ bersabda: "Lakukan wudhu setelah (makan) sesuatu yang telah diubah oleh api." Ibn 'Abbas berkata: "Haruskah aku berwudhu setelah (menyentuh) air panas?" Abu Hurairah berkata: "Wahai anak saudaraku, ketika aku menceritakan Hadits dari Rasulullah ﷺ kepadamu, maka janganlah kamu mencoba membuat contoh untuknya."