Sunan Ibnu Majah · Kitab Pendahuluan · No. 41

Bab Siapa yang Menceritakan Hadits dari Rasulullah - ﷺ - yang Dia Anggap Bohong

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ، عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ ‏"‏ مَنْ حَدَّثَ عَنِّي بِحَدِيثٍ وَهُوَ يَرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبَيْنِ ‏"‏ ‏.‏

Diriwayatkan bahwa Al-Mughirah bin Shu'bah berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: 'Siapa pun yang menceritakan sebuah Hadits dariku dengan menganggapnya bohong, maka dia adalah salah satu dari dua pendusta.'