Sunan Ibnu Majah · Kitab Pendahuluan · No. 38

Bab Siapa yang Menceritakan Hadits dari Rasulullah - ﷺ - dan Ia Mengira Itu Kebohongan

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ هَاشِمٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ عَلِيٍّ، عَنِ النَّبِيِّ ـ ﷺ ـ قَالَ ‏"‏ مَنْ حَدَّثَ عَنِّي حَدِيثًا وَهُوَ يُرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبَيْنِ ‏"‏ ‏.‏

Telah diriwayatkan dari Ali, bahwa Nabi - ﷺ - bersabda: "Siapa yang menceritakan hadits dariku dengan mengira bahwa itu kebohongan, maka ia adalah salah satu dari dua pendusta."