Bab Menggabungkan Dua Shalat

HR. Ibnu Majah no. 3021Shahih · Darussalam

حَدَّثَنَا مُحْرِزُ بْنُ سَلَمَةَ الْعَدَنِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ صَلَّى الْمَغْرِبَ بِالْمُزْدَلِفَةِ فَلَمَّا أَنَخْنَا قَالَ " الصَّلاَةُ بِإِقَامَةٍ " .

Cara baca (latin)

haddatsana muhrizu ibnu salamaha aladaniyyu, haddatsana abdu alazizi ibnu muhammadin, an ubaydi allahi, an salimin, an abihi, anna annabiyya shalla almaghriba bialmuzdalifahi falamma anakhna qala " asshalahu biiqamahin ".

Diriwayatkan dari ‘Ubaidullah, dari Salim, dari ayahnya, bahwa Nabi ﷺ shalat Maghrib di Muzdalifah. Ketika kami berhenti, beliau berkata: "Shalat harus dilakukan dengan Iqamah."

Belajar nahwu 2 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Shalat harus dilakukan dengan Iqamah.

1/2

الصَّلَاةُ

Shalat (tersebut)

Isim kata benda

Kata ini adalah isim ma'rifah dengan alif lam (ال) yang menunjukkan 'ahdiyyah, merujuk pada shalat Maghrib yang sedang dibicarakan. Berfungsi sebagai mubtada' (subjek) dalam kalimat nominal.

Analisis dibantu AI.