Bab Wanita yang Melahirkan dan Haid Boleh Memulai Haji
Shahih oleh Darussalam
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana khalidu ibnu makhladin, an sulaymana ibni bilalin, haddatsana yahya ibnu saidin, annahu samia alqasima ibna muhammadin, yuhadditsu an abihi, an abi bakrin, annahu kharaja hajjan maa rasuli allahi wamaahu asmau ibintu umaysin fawaladat biassyajarahi muhammada ibna abi bakrin faata abu bakrin annabiyya faakhbarahu faamarahu rasulu allahi an yamuraha an taghtasila tsumma tuhilla bialhajji watashnaa ma yashnau annasu ila annaha la tathufu bialbayti.
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Shaibah, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad, dari Sulaiman bin Bilal, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id, bahwa ia mendengar Al-Qasim bin Muhammad menceritakan dari ayahnya, dari Abu Bakr, bahwa ia pergi haji bersama Rasulullah ﷺ, dan bersamanya adalah Asma' binti 'Umais. Ia melahirkan di Shajarah Muhammad bin Abu Bakr. Abu Bakr datang kepada Nabi ﷺ dan memberitahukan hal itu, maka Rasulullah ﷺ memerintahkannya untuk memberitahu Asma' agar ia mandi, kemudian memulai Talbiyah untuk Haji, dan melakukan semua yang dilakukan orang-orang, kecuali ia tidak boleh tawaf di sekitar Ka'bah.