Bab Memanah di Jalan Allah
Hasan oleh Darussalam
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana yazidu ibnu haruna, anbaana hisyamun addastawaiyyu, an yahya ibni abi katsirin, an abi salamin, an abdi allahi ibni alazraqi, an uqbaha ibni amirin aljuhaniyyi, ani annabiyyi qala " inna allaha layudkhilu biassahmi alwahidi attsalatsaha aljannaha shaniahu yahtasibu fi shanatihi alkhayra waarramiya bihi waalmumidda bihi ". waqala rasulu allahi " armu warkabu waan tarmu ahabbu ilaa min an tarkabu wakullu ma yalhu bihi almaru almuslimu bathilun ila ramyahu biqawsihi watadibahu farasahu wamulaabatahu amraatahu fainnahunna mina alhaqqi ".
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir Al-Juhani, Nabi ﷺ bersabda: "Allah akan memasukkan tiga orang ke dalam surga berkat satu anak panah: orang yang membuatnya, yang menembaknya, dan yang memberikannya kepadanya." Dan Rasulullah ﷺ bersabda: "Tembak dan tungganglah, dan jika kamu menembak itu lebih aku cintai daripada jika kamu menunggang. Semua hal yang dilakukan seorang Muslim untuk hiburan adalah sia-sia kecuali menembak anak panah, melatih kudanya, dan bermain dengan istrinya, karena hal-hal ini adalah hal yang benar."