Bab Ketidakadilan dalam Wasiat
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الأَزْهَرِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ بْنُ هَمَّامٍ، أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ أَشْعَثَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْخَيْرِ سَبْعِينَ سَنَةً فَإِذَا أَوْصَى حَافَ فِي وَصِيَّتِهِ فَيُخْتَمُ لَهُ بِشَرِّ عَمَلِهِ فَيَدْخُلُ النَّارَ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الشَّرِّ سَبْعِينَ سَنَةً فَيَعْدِلُ فِي وَصِيَّتِهِ فَيُخْتَمُ لَهُ بِخَيْرِ عَمَلِهِ فَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ " . قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ وَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ {تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ} إِلَى قَوْلِهِ {عَذَابٌ مُهِينٌ}
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Seorang laki-laki mungkin melakukan amal perbuatan orang-orang baik selama tujuh puluh tahun, kemudian ketika ia membuat wasiat, ia berbuat zalim dalam wasiatnya, sehingga diakhiri dengan amal perbuatan yang buruk dan masuk neraka. Dan seorang laki-laki mungkin melakukan amal perbuatan orang-orang jahat selama tujuh puluh tahun, kemudian ia adil dalam wasiatnya, sehingga diakhiri dengan amal perbuatan yang baik dan masuk surga." Abu Hurairah berkata: "Bacalah, jika kalian mau: 'Inilah batas-batas yang ditetapkan Allah (STW) hingga firman-Nya: 'azab yang menghinakan'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
