Bab Siapa yang Membangun yang Merugikan Tetangganya
HR. Ibnu Majah no. 2340Shahih · Al-Albani
Penilaian ulama berbeda: Darussalam: Dha'if · Al-Albani: Shahih · Syu'aib Al-Arnauth: Shahih
حَدَّثَنَا عَبْدُ رَبِّهِ بْنُ خَالِدٍ النُّمَيْرِيُّ أَبُو الْمُغَلِّسِ، حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يَحْيَى بْنِ الْوَلِيدِ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَضَى أَنْ " لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ " .
Cara baca (latin)
haddatsana abdu rabbihi ibnu khalidin annumayriyyu abu almughallisi, haddatsana fudhaylu ibnu sulaymana, haddatsana musa ibnu uqbaha, haddatsana ishaqu ibnu yahya ibni alwalidi, an ubadaha ibni asshamiti, anna rasula allahi qadha an " la dharara wala dhirara ".
Diriwayatkan dari 'Ubadah bin Samit bahwa Rasulullah ﷺ memutuskan: "Tidak ada yang merugikan dan tidak ada yang membalas dengan merugikan."
Belajar nahwu 5 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Tidak ada yang merugikan dan tidak ada yang membalas dengan merugikan.
Analisis dibantu AI.