Sunan Ibnu Majah · Kitab Pernikahan · No. 1945

Bab Tidak Ada Menyusui Setelah Penyapihan

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ دَخَلَ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا رَجُلٌ فَقَالَ " مَنْ هَذَا " . قَالَتْ هَذَا أَخِي . قَالَ " انْظُرُوا مَنْ تُدْخِلْنَ عَلَيْكُنَّ فَإِنَّ الرَّضَاعَةَ مِنَ الْمَجَاعَةِ " .

haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana wakiun, an sufyana, an asyatsa ibni abi assyatsai, an abihi, an masruqin, an aisyaha, anna annabiyya dakhala alayha waindaha rajulun faqala " man hadza ". qalat hadza akhi. qala " anzhuru man tudkhilna alaykunna fainna arradhaaha mina almajaahi ".

Diriwayatkan dari Aisyah: bahwa Nabi ﷺ masuk menemuinya dan ada seorang pria bersamanya. Dia berkata: "Siapa ini?" Dia menjawab: "Ini saudaraku." Dia berkata: "Perhatikan siapa yang kamu izinkan untuk masuk, karena menyusui (yang menjadikan seseorang Mahram) adalah yang menghilangkan rasa lapar."

Penjelasan