Bab Apa yang Dikatakan tentang Menahan Zakat
Shahih oleh Darussalam
haddatsana abu marwana, muhammadu ibnu utsmana alutsmaniyyu haddatsana abdu alazizi ibnu abi hazimin, ani alalai ibni abdi arrahmani, an abihi, an abi hurayraha, anna rasula allahi qala " tati alibilu ati lam tuthi alhaqqa minha tathau shahibaha biakhfafiha watati albaqaru waalghanamu tathau shahibaha biazhlafiha watanthahuhu biquruniha wayati alkanzu syujaan aqraa fayalqa shahibahu yawma alqiyamahi fayafirru minhu shahibuhu marratayni tsumma yastaqbiluhu fayafirru shahibuhu fayaqulu mali walaka. fayaqulu ana kanzuka ana kanzuka. fayattaqihi biyadihi fayalqamuha.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa: Rasulullah ﷺ bersabda: “Unta yang tidak diberikan haknya akan datang menindih pemiliknya dengan kakinya, dan sapi serta domba akan datang dan menindih pemiliknya dengan kuku-kukunya dan menanduknya dengan tanduknya. Dan harta yang disimpan akan datang dalam bentuk ular botak, dan akan menemui pemiliknya pada Hari Kebangkitan. Pemiliknya akan melarikan diri darinya dua kali, kemudian akan datang kepadanya dan ia akan melarikan diri lagi, dan ia akan berkata: 'Apa urusanku denganmu?' dan ia akan berkata: 'Aku adalah harta simpananmu, aku adalah harta simpananmu.' Ia akan berusaha melindungi dirinya dengan tangan ini dan ia akan melahapnya.