Bab Apa yang Ditolak oleh Jahmiyah
Shahih oleh Darussalam
haddatsana muhammadu ibnu abdi allahi ibni numayrin, haddatsana abi wawakiun, h wahaddatsana aliyyu ibnu muhammadin, haddatsana khali, yala wawakiun waabu muawiyaha qalu haddatsana ismailu ibnu abi khalidin, an qaysi ibni abi hazimin, an jariri ibni abdi allahi, qala kunna julusan inda rasuli allahi fanazhara ila alqamari laylaha albadri faqala " innakum satarawna rabbakum kama tarawna hadza alqamara la tadhammuna fi ruyatihi faini astathatum an la tughlabu ala shalahin qabla thului assyamsi waqabla ghurubiha fafalu ". tsumma qaraa wasabbih bihamdi rabbika qabla thului assyamsi waqabla alghurubi.
Diriwayatkan bahwa Jarir bin 'Abdullah berkata: "Kami sedang duduk bersama Rasulullah. Beliau melihat bulan purnama dan berkata, 'Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian melihat bulan ini. Kalian tidak akan merasa kesulitan dan berdesakan dalam melihat-Nya. Jika kalian mampu untuk tidak terhalang dan melaksanakan shalat ini sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam, maka lakukanlah.' Kemudian beliau membaca: "Dan bertasbihlah dengan pujian Tuhanmu sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya."