Rasulullah ﷺ biasa melaksanakan shalat Ashar ketika sinar matahari belum hilang dari kamarku.
Bab Waktu Ashar
Allah's Messenger ﷺ used to offer the `Asr prayers at a time when the sunshine was still inside my chamber and no shadow had yet appeared in it.
Nabi ﷺ biasa shalat shalat Ashar pada waktu ketika sinar matahari masih berada di dalam kamarku dan bayangan belum muncul di dalamnya.
Saya shalat dua kali Id bersama Nabi ﷺ - bukan satu kali, bukan dua kali - tanpa adzan dan tanpa iqamah.
Kami biasa shalat Ashar, kemudian jika seseorang pergi ke suku Bani 'Amr bin 'Auf, ia akan mendapati mereka masih shalat Ashar.
Kami shalat Zuhur bersama Umar bin Abdul Aziz, kemudian kami pergi menemui Anas bin Malik dan mendapati dia sedang melaksanakan shalat Ashar. Saya bertanya kepadanya, 'Wahai paman! Shalat apa yang telah kamu lakukan?' Di
Allah's Messenger ﷺ used to offer the `Asr prayer at a time when the sun was still hot and high and if a person went to Al-`Awali (a place) of Medina, he would reach there when the sun was still high. Some of Al-`Awali o
Dari Anas bin Malik: "Kami biasa shalat Ashar, kemudian jika salah satu dari kami pergi ke Quba', ia akan sampai di sana sementara matahari masih tinggi."