Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan tata cara shalat Id yang diajarkan Nabi ﷺ, yaitu: shalat Id dilaksanakan tanpa adzan dan iqamah, didahulukan sebelum khutbah, dan setelah khutbah Nabi ﷺ memberikan nasihat khusus kepada para wanita. Ini adalah sunnah yang harus diikuti oleh umat Islam dalam pelaksanaan shalat Id.
Rujukan Ulama & Dalil
Ayat Al-Qur'an:
QS. Al-Ahzab [33]: 21
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."
Hadits:
Hadits riwayat Shahih Al-Bukhari no. 958 dari sahabat Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhu, sebagaimana disebutkan di atas.
Kaitan dengan Ulama:
Imam Al-Bukhari (w. 256 H) meriwayatkan hadits ini dalam kitab Shahih-nya. Perawi dalam sanad ini adalah 'Atha' bin Abi Rabah (w. 114 H), seorang tabi'in besar dan mufti Makkah pada zamannya. Beliau termasuk dalam daftar ulama yang menjadi rujukan kita. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H) dalam kitab Fathul Bari menjelaskan secara rinci tentang bab ini.
Penjelasan Rinci
Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting tentang tata cara shalat Id yang diajarkan oleh Nabi ﷺ:
1. Shalat Id Dilakukan Tanpa Adzan dan Iqamah
Ini adalah kesepakatan para ulama dari kalangan sahabat dan tabi'in. Imam Al-Bukhari membuat bab khusus tentang hal ini. 'Atha' bin Abi Rabah meriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhuma bahwa tidak ada adzan pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Imam an-Nawawi (w. 676 H) dalam Al-Majmu' menjelaskan bahwa ini adalah ijma' (konsensus) ulama bahwa shalat Id tidak diserukan dengan adzan maupun iqamah.
2. Shalat Didahulukan Sebelum Khutbah
Nabi ﷺ memulai dengan shalat, baru kemudian khutbah. Ini berbeda dengan shalat Jum'at di mana khutbah didahulukan. Imam Ibnu Qayyim al-Jawziyyah (w. 751 H) dalam Zadul Ma'ad menjelaskan bahwa hikmahnya adalah agar kaum muslimin berkumpul terlebih dahulu dalam shalat, kemudian mendengarkan khutbah sebagai nasihat dan pengingat.
3. Nasihat Khusus untuk Wanita Setelah Khutbah
Setelah selesai khutbah, Nabi ﷺ mendatangi para wanita dan memberikan nasihat khusus kepada mereka. Ini menunjukkan perhatian besar beliau terhadap pendidikan dan pembinaan kaum wanita. Bilal bin Rabah radhiyallahu 'anhu membentangkan kainnya untuk menampung sedekah dari para wanita. Ini adalah praktik yang mulia.
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa 'Atha' bin Abi Rabah berpendapat bahwa imam tetap dianjurkan untuk melakukan hal ini, yaitu memberikan nasihat khusus kepada wanita setelah shalat Id. Ini menunjukkan bahwa sunnah ini tidak hanya untuk masa Nabi ﷺ, tetapi juga untuk generasi setelahnya.
4. Sedekah di Hari Raya
Para wanita bersedekah dengan meletakkan perhiasan atau uang mereka ke dalam kain Bilal. Ini menunjukkan anjuran bersedekah di hari raya, terutama bagi yang mampu.
Story Telling
Diriwayatkan dari 'Atha' bin Abi Rabah, seorang tabi'in yang mulia, bahwa beliau pernah ditanya tentang kewajiban imam untuk memberikan nasihat kepada wanita setelah shalat Id. Beliau menjawab dengan tegas, "Itu adalah kewajiban bagi mereka (para imam), dan mengapa mereka tidak melakukannya?" (HR. Bukhari).
Ini menunjukkan bahwa para tabi'in sangat memahami pentingnya melanjutkan sunnah Nabi ﷺ dalam memberikan perhatian khusus kepada kaum wanita. Mereka tidak menganggap remeh urusan ini, meskipun mungkin ada sebagian orang yang menganggapnya sepele.
Imam Al-Awza'i (w. 157 H), seorang ulama besar dari kalangan tabi'ut tabi'in, juga menekankan pentingnya mengikuti sunnah dalam ibadah-ibadah seperti shalat Id. Beliau berkata, "Wajib atas kita untuk berpegang teguh dengan sunnah-sunnah Nabi ﷺ, karena di dalamnya terdapat kebaikan dan keberkahan."
Kesimpulan Praktis
- Shalat Id dilaksanakan tanpa adzan dan iqamah – ini adalah sunnah yang harus dijaga.
- Shalat didahulukan sebelum khutbah – berbeda dengan shalat Jum'at.
- Imam dianjurkan memberikan nasihat khusus kepada wanita setelah khutbah, sebagaimana dilakukan Nabi ﷺ.
- Bersedekah di hari raya adalah amalan yang dianjurkan, terutama bagi yang mampu.
- Mengikuti sunnah dalam ibadah adalah bentuk kecintaan kita kepada Nabi ﷺ dan ketaatan kepada Allah.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.