Bab Perkataan Allah Ta'ala: لاَ تَدْخُلُوا بُيُوتَ النَّبِيِّ إِلاَّ أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ
Shahih
haddatsana abdu alazizi ibnu abdi allahi, haddatsana sulaymanu ibnu bilalin, an yahya, an ubaydi ibni hunaynin, samia abna abbasin, an umara rdh allah nhm qala jitu faidza rasulu allahi fi masyrubahin lahu, waghulamun lirasuli allahi aswadu ala rasi addarajahi faqultu qul hadza umaru ibnu alkhatthabi faadzina li.
Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal, dari Yahya, dari Ubaid bin Hunain, ia mendengar Ibn Abbas, dari Umar -semoga Allah meridhai mereka- ia berkata: "Aku datang dan tiba-tiba Rasulullah ﷺ berada di sebuah atapnya, dan seorang budak Rasulullah ﷺ yang berkulit hitam berada di atas tangga. Aku berkata kepadanya, 'Katakanlah bahwa ini adalah Umar bin Al-Khattab (meminta izin untuk masuk).' Maka dia mengizinkanku."