Bab Jika Seorang Pria Berdiri di Kiri Imam, dan Imam Memindahkannya ke Kanan, Shalatnya Sah
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ كُرَيْبٍ، مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ لَيْلَةٍ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ، فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِرَأْسِي مِنْ وَرَائِي، فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِينِهِ، فَصَلَّى وَرَقَدَ فَجَاءَهُ الْمُؤَذِّنُ، فَقَامَ وَصَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ.
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Daud, dari Amru bin Dinar, dari Kuraib, Mawla Ibn Abbas, dari Ibn Abbas - semoga Allah meridhai keduanya - ia berkata: "Aku shalat bersama Nabi صلى الله عليه وسلم pada suatu malam dan aku berdiri di sebelah kirinya. Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم memegang kepalaku dari belakang dan memindahkanku ke sebelah kanannya, kemudian beliau shalat dan tidur. Kemudian Mu'adh-dhin datang, beliau berdiri untuk shalat tanpa berwudhu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
