Bab Ucapan Seseorang: Jika Bukan Karena Allah, Kami Tidak Akan Mendapat Petunjuk
Shahih
haddatsana abdanu, akhbarani abi, an syubaha, haddatsana abu ishaqa, ani albarai ibni azibin, qala kana annabiyyu yanqulu maana atturaba yawma alahzabi, walaqad raaytuhu wara atturabu bayadha bathnihi yaqulu " lawla anta ma ahtadayna nahnu, wala tashaddaqna wala shallayna, faanzilan sakinahan alayna, inna alula warubbama qala almala qad baghaw alayna, idza aradu fitnahan abayna " abayna yarfau biha shawtahu.
Dari Al-Bara' bin 'Azib: Nabi ﷺ sedang membawa tanah bersama kami pada hari Perang Ahzab, dan aku melihat debu menutupi putih perutnya, dan beliau (Nabi ﷺ) berkata, "(Ya Allah)! Tanpa Engkau, kami tidak akan mendapatkan petunjuk, dan kami tidak akan bersedekah, dan kami tidak akan shalat. Maka (Ya Allah!) turunkanlah ketenangan (Sakina) kepada kami, karena mereka (para pemimpin suku musuh) telah memberontak terhadap kami. Dan jika mereka bermaksud menimbulkan kesulitan (yaitu ingin menakut-nakuti kami dan berperang melawan kami) maka kami tidak akan (melarikan diri tetapi akan bertahan)." Dan Nabi ﷺ biasa mengangkat suaranya dengan itu.