Shahih Al-Bukhari · Kitab Hukum · No. 7142

Bab Mendengar dan Menaati Pemimpin Selama Tidak Dalam Maksiat

Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " اسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَإِنِ اسْتُعْمِلَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ كَأَنَّ رَأْسَهُ زَبِيبَةٌ ".

haddatsana musaddadun, haddatsana yahya, an syubaha, an abi attayyahi, an anasi ibni malikin rdh allah nh qala qala rasulu allahi " asmau waathiu waini astumila alaykum abdun habasyiyyun kaanna rasahu zabibahun ".

Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Yahya, dari Shu'bah, dari Abu al-Tayyah, dari Anas bin Malik - semoga Allah meridhoinya - ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: "Dengarlah dan taatilah, meskipun yang diangkat sebagai pemimpin atas kalian adalah seorang hamba Habasyi yang kepalanya seperti kismis."

Penjelasan