Bab Menyebut Dajjal
Shahih
haddatsana abdu alazizi ibnu abdi allahi, haddatsana ibrahimu, an shalihin, ani abni syihabin, an salimi ibni abdi allahi, anna abda allahi ibna umara rdh allah nhm qala qama rasulu allahi fi annasi faatsna ala allahi bima huwa ahluhu tsumma dzakara addajjala faqala " inni lundzirukumuhu, wama min nabiyyin ila waqad andzarahu qawmahu, walakinni saaqulu lakum fihi qawlan lam yaqulhu nabiyyun liqawmihi, innahu awaru wainna allaha laysa biawara ".
Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Ibrahim, dari Saleh, dari Ibn Shihab, dari Salim bin Abdullah, bahwa Abdullah bin Umar -semoga Allah meridhoi keduanya- berkata: "Rasulullah ﷺ berdiri di hadapan manusia, lalu memuji dan mengagungkan Allah sesuai dengan yang Dia layak, kemudian beliau menyebut Dajjal, dan berkata: 'Aku memperingatkan kalian tentangnya, dan tidak ada seorang Nabi pun kecuali telah memperingatkan kaumnya tentangnya; tetapi aku akan memberitahukan kepada kalian sesuatu tentangnya yang tidak pernah diberitahukan oleh seorang Nabi kepada kaumnya: Dajjal itu bermata satu, sedangkan Allah tidak bermata satu.'"