Bab Siapa yang Mengeluhkan Imaminya Jika Memperpanjang
Shahih
haddatsana muhammadu ibnu yusufa, haddatsana sufyanu, an ismaila ibni abi khalidin, an qaysi ibni abi hazimin, an abi masudin, qala qala rajulun ya rasula allahi inni lataakkharu ani asshalahi fi alfajri mimma yuthilu ibina fulanun fiha. faghadhiba rasulu allahi ma raaytuhu ghadhiba fi mawdhiin kana asyadda ghadhaban minhu yawmaidzin tsumma qala " ya ayyuha annasu inna minkum munaffirina, faman amma annasa falyatajawwaz, fainna khalfahu addhaifa waalkabira wadza alhajahi ".
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Ismail bin Abi Khalid, dari Qais bin Abi Hazim, dari Abu Mas'ud, ia berkata: "Seorang lelaki datang dan berkata, 'Wahai Rasulullah, saya selalu terlambat untuk shalat subuh karena si Fulan (imam) memperpanjangnya terlalu lama.' Rasulullah ﷺ menjadi marah dan saya tidak pernah melihatnya lebih marah daripada hari itu. Kemudian beliau bersabda: 'Wahai manusia! Di antara kalian ada yang membuat orang lain tidak suka shalat, maka siapa yang menjadi imam, hendaknya ia mempersingkat shalat, karena di belakangnya ada orang-orang yang lemah, orang tua, dan yang membutuhkan.'"