Bab tentang apa yang datang dari para penafsir
Shahih
haddatsana abdanu, akhbarana abdu allahi, akhbarana mamarun, ani azzuhriyyi, akhbarani mahmudu ibnu arrabii, qala samitu itbana ibna malikin, yaqulu ghada alaa rasulu allahi faqala rajulun ayna maliku ibnu addukhsyuni faqala rajulun minna dzalika munafiqun la yuhibbu allaha warasulahu. faqala annabiyyu " ala taquluhu yaqulu la ilaha ila allahu yabtaghi. bidzalika wajha allahi ". qala bala. qala " fainnahu la yuwafa abdun yawma alqiyamahi bihi ila harrama allahu alayhi annara ".
Telah menceritakan kepada kami Abdan, telah mengabarkan kepada kami Abdullah, telah mengabarkan kepada kami Ma'mar, dari Az-Zuhri, telah mengabarkan kepadaku Mahmud bin Ar-Rabi, ia berkata: "Aku mendengar Itban bin Malik berkata: "Rasulullah ﷺ datang menemuiku di pagi hari, dan seorang lelaki di antara kami berkata: 'Di mana Malik bin Dukhshun?' Maka seorang lelaki dari kami menjawab: 'Dia adalah seorang munafik yang tidak mencintai Allah dan Rasul-Nya.' Maka Nabi ﷺ bersabda: 'Janganlah kamu mengatakannya, dia mengucapkan: Tiada Tuhan selain Allah, hanya untuk Allah.' Mereka menjawab: 'Ya.' Nabi ﷺ bersabda: 'Tidaklah seorang hamba menemui Allah dengan ucapan itu pada hari kiamat, kecuali Allah mengharamkan baginya api neraka.'"