Bab Perkataan Allah Ta'ala Dan Barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam
حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ، حَدَّثَنَا يُونُسُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ يَزِيدَ، أَنَّ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ عَدِيٍّ، حَدَّثَهُ أَنَّ الْمِقْدَادَ بْنَ عَمْرٍو الْكِنْدِيَّ حَلِيفَ بَنِي زُهْرَةَ حَدَّثَهُ وَكَانَ، شَهِدَ بَدْرًا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ لَقِيتُ كَافِرًا فَاقْتَتَلْنَا، فَضَرَبَ يَدِي بِالسَّيْفِ فَقَطَعَهَا، ثُمَّ لاَذَ بِشَجَرَةٍ وَقَالَ أَسْلَمْتُ لِلَّهِ. آقْتُلُهُ بَعْدَ أَنْ قَالَهَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ تَقْتُلْهُ ". قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَإِنَّهُ طَرَحَ إِحْدَى يَدَىَّ، ثُمَّ قَالَ بَعْدَ مَا قَطَعَهَا، آقْتُلُهُ قَالَ " لاَ تَقْتُلْهُ، فَإِنْ قَتَلْتَهُ فَإِنَّهُ بِمَنْزِلَتِكَ قَبْلَ أَنْ تَقْتُلَهُ، وَأَنْتَ بِمَنْزِلَتِهِ قَبْلَ أَنْ يَقُولَ كَلِمَتَهُ الَّتِي قَالَ ". وَقَالَ حَبِيبُ بْنُ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِلْمِقْدَادِ " إِذَا كَانَ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ يُخْفِي إِيمَانَهُ مَعَ قَوْمٍ كُفَّارٍ، فَأَظْهَرَ إِيمَانَهُ، فَقَتَلْتَهُ، فَكَذَلِكَ كُنْتَ أَنْتَ تُخْفِي إِيمَانَكَ بِمَكَّةَ مِنْ قَبْلُ ".
Diriwayatkan dari Al-Miqdad bin `Amr Al-Kindi: Seorang sekutu Bani Zuhra yang ikut serta dalam perang Badar bersama Nabi, bahwa ia berkata, "Wahai Rasulullah! Jika saya bertemu dengan seorang kafir dan kami bertarung, dan dia memotong tangan saya dengan pedang, lalu berlindung di bawah pohon dan berkata, 'Saya telah menyerah kepada Allah (yaitu memeluk Islam),' bolehkah saya membunuhnya setelah dia mengatakannya?" Rasulullah (ﷺ) berkata, "Jangan bunuh dia." Al-Miqdad berkata, "Tetapi wahai Rasulullah! Dia telah memotong salah satu tangan saya dan dia mengatakannya setelah memotongnya. Bolehkah saya membunuhnya?" Nabi (ﷺ) berkata, "Jangan bunuh dia, karena jika kamu membunuhnya, dia akan berada dalam posisi yang sama seperti posisimu sebelum kamu membunuhnya, dan kamu akan berada dalam posisi yang sama seperti posisinya sebelum dia mengucapkan kalimat tersebut." Nabi (ﷺ) juga berkata kepada Al-Miqdad, "Jika seorang mukmin yang setia menyembunyikan imannya (Islam) dari orang-orang kafir, dan kemudian ketika dia menyatakan Islamnya, kamu membunuhnya, (kamu akan berdosa). Ingatlah bahwa kamu juga menyembunyikan imanmu (Islam) di Mekkah sebelumnya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
