Shahih Al-Bukhari · Kitab Hudud · No. 6844

Bab Siapa yang Mendidik Keluarganya atau Orang Lain Tanpa Melibatkan Penguasa

Shahih

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ جَاءَ أَبُو بَكْرِ ـ رضى الله عنه ـ وَرَسُولُ اللَّهِ ﷺ وَاضِعٌ رَأْسَهُ عَلَى فَخِذِي فَقَالَ حَبَسْتِ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ وَالنَّاسَ، وَلَيْسُوا عَلَى مَاءٍ‏.‏ فَعَاتَبَنِي، وَجَعَلَ يَطْعُنُ بِيَدِهِ فِي خَاصِرَتِي، وَلاَ يَمْنَعُنِي مِنَ التَّحَرُّكِ إِلاَّ مَكَانُ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَأَنْزَلَ اللَّهُ آيَةَ التَّيَمُّمِ‏.‏

Abu Bakr datang kepadaku sementara Rasulullah ﷺ sedang tidur dengan kepalanya di pahaku. Abu Bakr berkata (kepadaku), "Kau telah menahan Rasulullah ﷺ dan orang-orang, dan tidak ada air di tempat ini." Maka ia menasihatiku dan memukul pinggangku dengan tangannya, dan tidak ada yang bisa menghentikanku untuk bergerak kecuali posisi Rasulullah (di pahaku), dan kemudian Allah menurunkan ayat tayammum.