Bab Keutamaan Orang yang Menjauhkan Diri dari Perbuatan Keji
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ خُبَيْبِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِي ظِلِّهِ، يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ إِمَامٌ عَادِلٌ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللَّهِ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ فِي خَلاَءٍ فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسْجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ إِلَى نَفْسِهَا قَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ. وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا، حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا صَنَعَتْ يَمِينُهُ ".
Dari Abu Hurairah, Nabi (ﷺ) bersabda, "Tujuh (orang) akan dinaungi oleh Allah dengan naungan-Nya pada Hari Kiamat ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. (Mereka adalah) seorang pemimpin yang adil, seorang pemuda yang dibesarkan dalam ibadah kepada Allah, seorang lelaki yang mengingat Allah dalam kesendirian dan kemudian air matanya mengalir, seorang lelaki yang hatinya terikat pada masjid (melaksanakan shalat wajib berjamaah di masjid), dua orang yang saling mencintai karena Allah, seorang lelaki yang dipanggil oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan untuk berbuat zina, dan dia berkata, 'Aku takut kepada Allah,' dan (akhirnya), seorang lelaki yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diberikan tangan kanannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
