Bab Kebencian Terhadap Syafaat dalam Hukum, Jika Diajukan kepada Sultan
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها أَنَّ قُرَيْشًا، أَهَمَّتْهُمُ الْمَرْأَةُ الْمَخْزُومِيَّةُ الَّتِي سَرَقَتْ فَقَالُوا مَنْ يُكَلِّمُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَمَنْ يَجْتَرِئُ عَلَيْهِ إِلاَّ أُسَامَةُ حِبُّ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم. فَكَلَّمَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ " أَتَشْفَعُ فِي حَدٍّ مِنْ حُدُودِ اللَّهِ ". ثُمَّ قَامَ فَخَطَبَ قَالَ " يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّمَا ضَلَّ مَنْ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ، وَإِذَا سَرَقَ الضَّعِيفُ فِيهِمْ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ، وَايْمُ اللَّهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعَ مُحَمَّدٌ يَدَهَا ".
Aisyah berkata: "Kaum Quraisy sangat khawatir tentang wanita Makhzumi yang telah mencuri. Mereka berkata, 'Siapa yang bisa berbicara (mendukung wanita itu) kepada Rasulullah ﷺ dan siapa yang berani melakukan itu kecuali Usamah yang merupakan kesayangan Rasulullah ﷺ.' Ketika Usamah berbicara kepada Rasulullah ﷺ tentang masalah itu, Rasulullah ﷺ berkata, 'Apakah kamu ingin memberi syafaat untuk melanggar salah satu hukuman Allah?' Kemudian beliau berdiri dan berkhutbah, berkata, 'Wahai manusia! Sesungguhnya, umat-umat sebelum kalian telah tersesat karena jika seorang yang terhormat mencuri, mereka membiarkannya, tetapi jika seorang yang lemah di antara mereka mencuri, mereka menegakkan hukuman padanya. Demi Allah, jika Fatimah, putri Muhammad mencuri, Muhammad pasti akan memotong tangannya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
