Bab Laknat Terhadap Pencuri Jika Tidak Disebutkan
Shahih
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " لَعَنَ اللَّهُ السَّارِقَ، يَسْرِقُ الْبَيْضَةَ فَتُقْطَعُ يَدُهُ، وَيَسْرِقُ الْحَبْلَ فَتُقْطَعُ يَدُهُ ". قَالَ الأَعْمَشُ كَانُوا يَرَوْنَ أَنَّهُ بَيْضُ الْحَدِيدِ، وَالْحَبْلُ كَانُوا يَرَوْنَ أَنَّهُ مِنْهَا مَا يَسْوَى دَرَاهِمَ.
Telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafsh bin Ghiyath, telah menceritakan kepada saya ayahku, telah menceritakan kepada kami Al-A'mash, ia berkata: "Saya mendengar Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ bersabda: "Allah melaknat pencuri yang mencuri telur hingga tangannya dipotong, atau mencuri tali hingga tangannya dipotong." Al-A'mash berkata: "Mereka menganggap bahwa telur itu adalah helm besi, dan mereka menganggap bahwa tali itu mungkin bernilai beberapa dirham."