Bab Bagaimana Sumpah Nabi ﷺ
Shahih
haddatsana yahya ibnu sulaymana, qala haddatsani abnu wahbin, qala akhbarani haywahu, qala haddatsani abu aqilin, zuhrahu ibnu mabadin annahu samia jaddahu abda allahi ibna hisyamin, qala kunna maa annabiyyi wahwa akhidzun biyadi umara ibni alkhatthabi faqala lahu umaru ya rasula allahi lanta ahabbu ilaa min kulli syain ila min nafsi. faqala annabiyyu " la waadzi nafsi biyadihi hatta akuna ahabba ilayka min nafsika ". faqala lahu umaru fainnahu alana waallahi lanta ahabbu ilaa min nafsi. faqala annabiyyu " alana ya umaru ".
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sulaiman, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Ibn Wahb, ia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Haywah, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Abu Aqil, Zuhrah bin Ma'bad bahwa ia mendengar kakeknya Abdullah bin Hisham berkata: "Kami bersama Nabi ﷺ dan beliau sedang memegang tangan Umar bin Khattab. Umar berkata kepada beliau, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai daripada segala sesuatu kecuali diriku sendiri.' Nabi ﷺ bersabda, 'Tidak, demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, hingga aku lebih dicintai olehmu daripada dirimu sendiri.' Umar berkata, 'Sekarang, demi Allah, engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri.' Nabi ﷺ bersabda, 'Sekarang, wahai Umar.'