Shahih Al-Bukhari · Kitab Takdir · No. 6616

Bab Memohon Perlindungan kepada Allah dari Kesengsaraan dan Takdir yang Buruk

Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سُمَىٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ ".

haddatsana musaddadun, haddatsana sufyanu, an sumain, an abi shalihin, an abi hurayraha, ani annabiyyi qala " taawwadzu biallahi min jahdi albalai, wadaraki assyaqai, wasui alqadhai, wasyamatahi aladai ".

Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Sumayy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ bersabda: "Mohonlah perlindungan kepada Allah dari kesulitan bencana, dari akhir yang buruk dan takdir yang buruk, serta dari suka cita jahat musuh-musuhmu."

Penjelasan