Bab Tentang Haudh
حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، أَخْبَرَنَا أَبُو بِشْرٍ، وَعَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ الْكَوْثَرُ الْخَيْرُ الْكَثِيرُ الَّذِي أَعْطَاهُ اللَّهُ إِيَّاهُ. قَالَ أَبُو بِشْرٍ قُلْتُ لِسَعِيدٍ إِنَّ أُنَاسًا يَزْعُمُونَ أَنَّهُ نَهَرٌ فِي الْجَنَّةِ. فَقَالَ سَعِيدٌ النَّهَرُ الَّذِي فِي الْجَنَّةِ مِنَ الْخَيْرِ الَّذِي أَعْطَاهُ اللَّهُ إِيَّاهُ.
Telah menceritakan kepada kami Amru bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami Husyaim, telah mengabarkan kepada kami Abu Bishr dan Atha' bin Al-Sa'ib, dari Said bin Jubair, dari Ibn Abbas - semoga Allah meridhoi keduanya - berkata: "Al-Kauthar adalah kebaikan yang banyak yang Allah berikan kepadanya." Abu Bishr berkata: "Aku berkata kepada Said, 'Ada orang-orang yang mengklaim bahwa itu adalah sungai di surga.'" Said menjawab: "Sungai yang ada di surga adalah salah satu dari kebaikan yang Allah berikan kepadanya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
