Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dan berisi beberapa pelajaran besar: (1) menghilangkan gangguan di jalan adalah amal kecil yang bisa mendatangkan ampunan Allah; (2) syahid tidak hanya terbatas pada yang gugur di medan perang, tetapi mencakup orang yang mati karena wabah, penyakit perut, tenggelam, dan tertimpa reruntuhan; (3) besarnya pahala adzan, shaf pertama, menyegerakan shalat, serta shalat Isya dan Subuh berjamaah. Semua ini menunjukkan luasnya rahmat Allah dan agungnya pahala amal-amal yang sering dianggap remeh.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits ini terdapat dalam Shahih Al-Bukhari, Kitab Adzan, Bab Keutamaan Menyegerakan Shalat Zuhur (no. 654), dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.
Adapun ayat yang sangat relevan dengan tema "amal kecil yang mendatangkan ampunan dan pahala besar" adalah firman Allah:
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
QS. Az-Zalzalah [99]: 7
Terjemahan: "Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan Allah tidak akan menyia-nyiakan amal sekecil apa pun, bahkan seberat biji sawi. Ini sejalan dengan hadits di atas: mengangkat dahan berduri — amal yang tampak sepele — menjadi sebab ampunan.
Hadits lain yang mendukung makna "syuhada ada lima" adalah riwayat yang juga disebutkan Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ: الْمَطْعُونُ، وَالْمَبْطُونُ، وَالْغَرِيقُ، وَصَاحِبُ الْهَدْمِ، وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
Terjemahan: "Syuhada itu ada lima: orang yang mati karena wabah tha'un, orang yang mati karena penyakit perut, orang yang tenggelam, orang yang tertimpa reruntuhan, dan orang yang syahid di jalan Allah."
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa para ulama memahami "syahid" di sini sebagai syahid dalam hukum akhirat (mendapat pahala syahid), meskipun tidak berlaku hukum syahid di dunia seperti tidak dimandikan dan tidak dishalatkan. Ini adalah keutamaan dari Allah bagi hamba-Nya yang sabar atas musibah.
Penjelasan Rinci
Hadits ini mengandung beberapa poin besar yang perlu dipahami satu per satu.
Pertama: Kisah seorang lelaki dan dahan berduri.
Nabi ﷺ mengisahkan seorang lelaki yang sedang berjalan, lalu menemukan dahan berduri di tengah jalan. Ia mengangkatnya agar tidak mengganggu orang lain. Allah "syakara lahu" — berterima kasih kepadanya — dan mengampuninya. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa ini menunjukkan betapa luasnya karunia Allah: amal yang tampak kecil bisa menjadi sebab ampunan dosa. Imam An-Nawawi juga menegaskan bahwa hadits ini memotivasi umat untuk tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun, karena bisa jadi amal itulah yang menyelamatkan seseorang di akhirat.
Kedua: Lima golongan syuhada.
Nabi ﷺ menyebutkan lima jenis syahid: orang yang mati karena tha'un (wabah), penyakit perut (mabthun), tenggelam, tertimpa reruntuhan, dan yang gugur di jalan Allah. Ibnu Hajar menjelaskan bahwa mereka disebut syuhada karena mereka mati dalam keadaan sabar menghadapi musibah, dan Allah memberikan pahala syahid kepada mereka. Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menyebutkan bahwa ini adalah bentuk rahmat Allah bagi umat ini, karena pintu syahid tidak hanya terbuka di medan perang, tetapi juga dalam musibah sehari-hari yang dihadapi dengan iman dan sabar.
Ketiga: Pahala adzan dan shaf pertama.
Nabi ﷺ bersabda seandainya manusia mengetahui besarnya pahala adzan dan berdiri di shaf pertama, lalu tidak ada cara untuk mendapatkannya kecuali dengan undian, mereka pasti akan mengundi. Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa ini menunjukkan betapa besar pahala kedua amal tersebut, sampai-sampai manusia akan berebut dan rela mengundi. Ini juga menunjukkan bahwa adzan dan shaf pertama adalah amal yang sangat dianjurkan.
Keempat: Menyegerakan shalat dan shalat Isya serta Subuh berjamaah.
Nabi ﷺ bersabda seandainya manusia mengetahui pahala "tahjir" — yaitu menyegerakan shalat di awal waktu, khususnya Zuhur — mereka pasti akan berlomba. Demikian pula shalat Isya dan Subuh berjamaah, mereka akan mendatanginya meskipun harus merangkak. Ibnu Hajar menjelaskan bahwa "tahjir" di sini berarti menyegerakan shalat di awal waktu, dan ini menunjukkan keutamaan shalat di awal waktu. Ibnu Rajab menambahkan bahwa shalat Isya dan Subuh berjamaah memiliki keutamaan khusus karena berat dilaksanakan, sehingga pahalanya lebih besar.
Perbedaan pendapat ulama daftar:
Para ulama seperti Imam An-Nawawi dan Ibnu Hajar sepakat bahwa syahid dalam hadits ini adalah syahid akhirat, bukan syahid dunia. Ibnu Taymiyyah dalam Majmu' al-Fatawa juga menegaskan hal yang sama. Tidak ada perbedaan mendasar di antara ulama daftar dalam memahami hadits ini.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal pernah ditanya tentang seorang yang meninggal karena penyakit perut, apakah ia syahid? Beliau menjawab berdasarkan hadits ini bahwa ya, ia mendapat pahala syahid. Kisah ini menunjukkan bagaimana para ulama salaf sangat berpegang pada hadits dalam memahami keutamaan amal, dan tidak meremehkan janji Nabi ﷺ. Fudail bin 'Iyadh juga dikenal sering mengingatkan murid-muridnya untuk tidak meremehkan kebaikan kecil, karena bisa jadi itulah yang menjadi sebab ampunan. (Kisah ini disebutkan secara umum dalam kitab-kitab biografi salaf.)
Kesimpulan Praktis
- Jangan meremehkan kebaikan kecil — seperti membersihkan jalan, menyingkirkan gangguan, atau tersenyum. Bisa jadi amal itu menjadi sebab ampunan Allah.
- Bersabar atas musibah — sakit, wabah, atau kecelakaan yang menimpa dengan sabar dan iman bisa menjadi jalan syahid.
- Bersemangat dalam adzan dan shaf pertama — jangan sia-siakan kesempatan mendapat pahala besar ini.
- Segerakan shalat di awal waktu — terutama Zuhur, dan jaga shalat Isya dan Subuh berjamaah, meskipun berat.
- Yakinlah pada janji Allah — pahala yang Allah janjikan pasti benar, meskipun kita belum melihatnya.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.