Bab Qisas di Hari Kiamat
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مَنْ كَانَتْ عِنْدَهُ مَظْلَمَةٌ لأَخِيهِ فَلْيَتَحَلَّلْهُ مِنْهَا، فَإِنَّهُ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ مِنْ قَبْلِ أَنْ يُؤْخَذَ لأَخِيهِ مِنْ حَسَنَاتِهِ، فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ حَسَنَاتٌ أُخِذَ مِنْ سَيِّئَاتِ أَخِيهِ، فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ".
Dari Abu Huraira: Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Siapa pun yang telah berbuat zalim kepada saudaranya, hendaklah ia meminta maaf (sebelum kematiannya), karena (di akhirat) tidak ada Dinar dan tidak ada Dirham. (Ia harus mendapatkan maaf di dunia ini) sebelum sebagian dari amal baiknya diambil dan diberikan kepada saudaranya, atau, jika ia tidak memiliki amal baik, sebagian dari amal buruk saudaranya diambil untuk dibebankan kepadanya (di akhirat)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
