Bab Keutamaan Shalat Subuh secara Berjamaah
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، قَالَ سَمِعْتُ سَالِمًا، قَالَ سَمِعْتُ أُمَّ الدَّرْدَاءِ، تَقُولُ دَخَلَ عَلَىَّ أَبُو الدَّرْدَاءِ وَهْوَ مُغْضَبٌ فَقُلْتُ مَا أَغْضَبَكَ فَقَالَ وَاللَّهِ مَا أَعْرِفُ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم شَيْئًا إِلاَّ أَنَّهُمْ يُصَلُّونَ جَمِيعًا.
Telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafs, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami ayahku, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Al-A'mash, ia berkata: Aku mendengar Salim berkata: Aku mendengar Um Ad-Darda' berkata: "Abu Ad-Darda' masuk ke rumah dalam keadaan marah. Aku bertanya: Apa yang membuatmu marah? Ia menjawab: Demi Allah! Aku tidak menemukan umat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan kebaikan kecuali mereka shalat berjamaah." (Ini terjadi di akhir masa Abu Ad-Darda' pada masa pemerintahan Utsman).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
