Bab Apa yang Dikhawatirkan dari Keindahan Dunia dan Persaingan di Dalamnya
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ، قَالَ أَتَيْتُ خَبَّابًا وَهْوَ يَبْنِي حَائِطًا لَهُ فَقَالَ إِنَّ أَصْحَابَنَا الَّذِينَ مَضَوْا لَمْ تَنْقُصْهُمُ الدُّنْيَا شَيْئًا، وَإِنَّا أَصَبْنَا مِنْ بَعْدِهِمْ شَيْئًا، لاَ نَجِدُ لَهُ مَوْضِعًا إِلاَّ التُّرَابَ.
Diriwayatkan dari Qais: Saya datang kepada Khabbab sementara dia sedang membangun sebuah dinding, dan dia (Khabbab) berkata, "Teman-teman kami yang telah meninggalkan dunia ini, tidak menikmati sedikit pun dari pahala mereka di dalamnya, sementara kami telah mengumpulkan setelah mereka, banyak harta yang tidak bisa kami belanjakan kecuali di bumi (yaitu, untuk membangun)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
