Bab Doa yang Tidak Menghadap Kiblat
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَحْبُوبٍ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ بَيْنَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَخْطُبُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَسْقِيَنَا. فَتَغَيَّمَتِ السَّمَاءُ وَمُطِرْنَا، حَتَّى مَا كَادَ الرَّجُلُ يَصِلُ إِلَى مَنْزِلِهِ، فَلَمْ تَزَلْ تُمْطَرُ إِلَى الْجُمُعَةِ الْمُقْبِلَةِ، فَقَامَ ذَلِكَ الرَّجُلُ أَوْ غَيْرُهُ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَصْرِفَهُ عَنَّا، فَقَدْ غَرِقْنَا. فَقَالَ " اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ". فَجَعَلَ السَّحَابُ يَتَقَطَّعُ حَوْلَ الْمَدِينَةِ، وَلاَ يُمْطِرُ أَهْلَ الْمَدِينَةِ.
Diriwayatkan dari Anas, "Ketika Nabi (ﷺ) sedang berkhutbah pada hari Jumat, seorang lelaki berdiri dan berkata, 'Wahai Rasulullah, mohon doakan kepada Allah agar kami diberi hujan.' (Nabi (ﷺ) berdoa kepada Allah untuk hujan.) Maka, langit menjadi mendung dan mulai turun hujan hingga seseorang hampir tidak bisa sampai ke rumahnya. Hujan terus turun hingga Jumat berikutnya, ketika orang yang sama atau orang lain berdiri dan berkata (kepada Nabi), 'Mohon doakan kepada Allah agar hujan dijauhkan dari kami, karena kami telah terendam (dengan hujan yang deras).' Nabi (ﷺ) berkata, 'Ya Allah! Biarkan hujan turun di sekitar kami dan bukan di atas kami.' Maka awan mulai menyebar di sekitar Madinah dan hujan berhenti turun pada penduduk Madinah."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
