Bab Jika Tidur Dalam Keadaan Suci
Shahih
haddatsana musaddadun, haddatsana mutamirun, qala samitu manshuran, an sadi ibni ubaydaha, qala haddatsani albarau ibnu azibin rdh allah nhm qala qala rasulu allahi " idza atayta madhjaaka fatawaddha wadhuaka lilsshalahi, tsumma adhthaji ala syiqqika alaymani, waquli allahumma aslamtu wajhi ilayka, wafawwadhtu amri ilayka, waaljatu zhahri ilayka, raghbahan warahbahan ilayka, la maljaa wala manja minka ila ilayka, amantu bikitabika adzi anzalta, wabinabiyyika adzi arsalta. fain mutta mutta ala alfithrahi, fajalhunna akhira ma taqulu ". faqultu astadzkiruhunna wabirasulika adzi arsalta. qala " la, wabinabiyyika adzi arsalta ".
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Mu'tamir, ia berkata: "Aku mendengar Mansur dari Sa'd bin Ubaidah, ia berkata: "Al-Bara' bin 'Azib رضي الله عنه berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Jika engkau ingin pergi tidur, berwudhulah seperti untuk shalat, kemudian berbaringlah di sisi kananmu dan ucapkanlah: 'Ya Allah, aku menyerahkan wajahku kepada-Mu, dan aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, dan aku bersandar kepada-Mu, dengan harapan dan ketakutan kepada-Mu, tidak ada tempat berlindung dan tidak ada tempat untuk menyelamatkan diri dari-Mu kecuali kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang Engkau turunkan, dan kepada Nabi-Mu yang Engkau utus.' Jika engkau mati, maka engkau mati di atas fitrah, maka jadikanlah kalimat ini sebagai yang terakhir engkau ucapkan.'" Aku berkata: "Aku akan mengingatnya dan dengan rasul-Mu yang Engkau utus.' Beliau berkata: 'Tidak, tetapi katakanlah: 'Dan kepada Nabi-Mu yang Engkau utus.'"