Bab Apa yang Diharamkan dari Memuji Secara Berlebihan
حَدَّثَنَا آدَمُ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ خَالِدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَجُلاً، ذُكِرَ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَثْنَى عَلَيْهِ رَجُلٌ خَيْرًا، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " وَيْحَكَ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ ـ يَقُولُهُ مِرَارًا ـ إِنْ كَانَ أَحَدُكُمْ مَادِحًا لاَ مَحَالَةَ فَلْيَقُلْ أَحْسِبُ كَذَا وَكَذَا. إِنْ كَانَ يُرَى أَنَّهُ كَذَلِكَ، وَحَسِيبُهُ اللَّهُ، وَلاَ يُزَكِّي عَلَى اللَّهِ أَحَدًا ". قَالَ وُهَيْبٌ عَنْ خَالِدٍ " وَيْلَكَ ".
Telah menceritakan kepada kami Adam, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Khalid, dari Abdurrahman bin Abu Bakrah, dari ayahnya, bahwa seorang lelaki disebut di hadapan Nabi ﷺ dan seorang lelaki lainnya memujinya dengan baik. Maka Nabi ﷺ bersabda, "Celakalah engkau! Engkau telah memotong leher sahabatmu." Nabi ﷺ mengulangi kalimat ini beberapa kali dan bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian terpaksa memuji seseorang, maka hendaklah ia berkata, 'Aku mengira dia adalah si fulan,' jika ia benar-benar mengira demikian. Allah adalah Dzat yang akan menghitungnya (karena Dia mengetahui kenyataannya) dan tidak ada seorang pun yang dapat mensucikan seseorang di hadapan Allah." (Khalid berkata, "Celakalah engkau," sebagai ganti dari "Rahmat Allah atasmu.")
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
