Bab Tukang Tato
حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ عُمَارَةَ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ أُتِيَ عُمَرُ بِامْرَأَةٍ تَشِمُ فَقَامَ فَقَالَ أَنْشُدُكُمْ بِاللَّهِ مَنْ سَمِعَ مِنَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي الْوَشْمِ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَقُمْتُ فَقُلْتُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَنَا سَمِعْتُ. قَالَ مَا سَمِعْتَ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " لاَ تَشِمْنَ وَلاَ تَسْتَوْشِمْنَ ".
Dari Abu Hurairah: Seorang wanita yang biasa melakukan tato dibawa kepada `Umar. `Umar berdiri dan berkata, "Aku mohon kepada kalian demi Allah, siapa di antara kalian yang mendengar Nabi (ﷺ) mengatakan sesuatu tentang tato?" Aku berdiri dan berkata, "Wahai Amirul Mukminin! Aku mendengar sesuatu." Dia bertanya, "Apa yang kau dengar?" Aku berkata, "Aku mendengar Nabi (berbicara kepada para wanita), berkata, 'Janganlah kalian melakukan tato dan janganlah kalian ditato.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
