Bab Wanita yang Menggunakan Rambut Palsu
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، أَنَّهُ سَمِعَ فَاطِمَةَ بِنْتَ الْمُنْذِرِ، تَقُولُ سَمِعْتُ أَسْمَاءَ، قَالَتْ سَأَلَتِ امْرَأَةٌ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ ابْنَتِي أَصَابَتْهَا الْحَصْبَةُ، فَامَّرَقَ شَعَرُهَا، وَإِنِّي زَوَّجْتُهَا أَفَأَصِلُ فِيهِ فَقَالَ " لَعَنَ اللَّهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمَوْصُولَةَ ".
Diriwayatkan dari Asma': Seorang wanita bertanya kepada Nabi (ﷺ) dengan mengatakan, "Wahai Rasulullah! Putriku terkena campak dan rambutnya rontok. Sekarang setelah saya menikahkannya, bolehkah saya membiarkannya menggunakan rambut palsu?" Beliau (kepada wanita itu) menjawab, "Allah telah melaknat wanita yang memperpanjang rambut secara artifisial dan yang meminta rambutnya dipanjangkan secara artifisial."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
