Bab Apakah Ukiran Cincin Dapat Tiga Baris
وَزَادَنِي أَحْمَدُ حَدَّثَنَا الأَنْصَارِيُّ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ ثُمَامَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ كَانَ خَاتَمُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي يَدِهِ، وَفِي يَدِ أَبِي بَكْرٍ بَعْدَهُ، وَفِي يَدِ عُمَرَ بَعْدَ أَبِي بَكْرٍ، فَلَمَّا كَانَ عُثْمَانُ جَلَسَ عَلَى بِئْرِ أَرِيسَ ـ قَالَ ـ فَأَخْرَجَ الْخَاتَمَ، فَجَعَلَ يَعْبَثُ بِهِ فَسَقَطَ قَالَ فَاخْتَلَفْنَا ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مَعَ عُثْمَانَ فَنَنْزَحُ الْبِئْرَ فَلَمْ نَجِدْهُ.
Anas menambahkan: Cincin Nabi (ﷺ) ada di tangannya, dan setelahnya, di tangan Abu Bakar, dan kemudian di tangan Umar setelah Abu Bakar. Ketika Utsman menjadi Khalifah, suatu ketika dia duduk di sumur Aris. Dia mengeluarkan cincin dari tangannya dan saat dia bermain-main dengannya, cincin itu jatuh ke dalam sumur. Kami terus pergi ke sumur bersama Utsman selama tiga hari mencari cincin itu, dan akhirnya sumur itu dikeringkan, tetapi cincin itu tidak ditemukan.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
