Bab Larangan Mengenakan Sutra, dan Seberapa Banyak yang Diperbolehkan untuk Pria
حَدَّثَنَا آدَمُ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عُثْمَانَ النَّهْدِيَّ، أَتَانَا كِتَابُ عُمَرَ وَنَحْنُ مَعَ عُتْبَةَ بْنِ فَرْقَدٍ بِأَذْرَبِيجَانَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنِ الْحَرِيرِ، إِلاَّ هَكَذَا، وَأَشَارَ بِإِصْبَعَيْهِ اللَّتَيْنِ تَلِيَانِ الإِبْهَامَ قَالَ فِيمَا عَلِمْنَا أَنَّهُ يَعْنِي الأَعْلاَمَ.
Telah menceritakan kepada kami Adam, telah menceritakan kepada kami Syubaha, telah menceritakan kepada kami Qatadah, ia berkata: "Aku mendengar Abu Utsman An-Nahdi, kami bersama 'Utbah bin Farqad di Adharbijan, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang sutra, kecuali seperti ini," dan ia menunjuk dengan dua jarinya yang berada di sebelah jari telunjuk. Ia berkata: "Dalam pengetahuan kami, maksudnya adalah sulaman."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
