Bab Pengobatan dengan Madu
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْغَسِيلِ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ، قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " إِنْ كَانَ فِي شَىْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ ـ أَوْ يَكُونُ فِي شَىْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ ـ خَيْرٌ فَفِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ، أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ، أَوْ لَذْعَةٍ بِنَارٍ تُوَافِقُ الدَّاءَ، وَمَا أُحِبُّ أَنْ أَكْتَوِيَ ".
Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim, telah menceritakan kepada kami Abdul Rahman bin Al-Ghasil, dari Asim bin Umar bin Qatadah, ia berkata: "Aku mendengar Jabir bin Abdullah - semoga Allah meridhoi keduanya - berkata: Aku mendengar Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda: "Jika ada sesuatu dari obat-obatan kalian yang mengandung kebaikan, maka itu ada dalam bekam, segelas madu, atau cauterization (membakar dengan api) yang sesuai dengan penyakit, tetapi aku tidak suka untuk dicauterization (dibakar dengan api)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
