Bab
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ عَبَّاسٍ الْجُرَيْرِيِّ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ، قَالَ تَضَيَّفْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ سَبْعًا، فَكَانَ هُوَ وَامْرَأَتُهُ وَخَادِمُهُ يَعْتَقِبُونَ اللَّيْلَ أَثْلاَثًا، يُصَلِّي هَذَا، ثُمَّ يُوقِظُ هَذَا. وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ قَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بَيْنِ أَصْحَابِهِ تَمْرًا، فَأَصَابَنِي سَبْعُ تَمَرَاتٍ إِحْدَاهُنَّ حَشَفَةٌ.
Dari Abu Uthman: Saya menjadi tamu Abu Huraira selama tujuh hari. Abu Huraira, istrinya, dan pelayannya bangun dan tetap terjaga selama sepertiga malam secara bergiliran. Masing-masing melakukan shalat malam dan kemudian membangunkan yang lain. Saya mendengar Abu Huraira berkata, "Rasulullah (ﷺ) membagikan kurma di antara para sahabatnya dan jatah saya adalah tujuh kurma, salah satunya adalah Hashafa (kurma yang kering di pohon sebelum sepenuhnya matang)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
