Bab Kecemburuan
Shahih
haddatsana aliyyun, haddatsana abnu ulayyaha, an humaydin, an anasin, qala kana annabiyyu inda badhi nisaihi faarsalat ihda ummahati almuminina bishahfahin fiha thaamun, fadharabati ati annabiyyu fi baytiha yada alkhadimi fasaqathati asshahfahu fanfalaqat, fajamaa annabiyyu filaqa asshahfahi, tsumma jaala yajmau fiha atthaama adzi kana fi asshahfahi wayaqulu " gharat ummukum ", tsumma habasa alkhadima hatta utiya bishahfahin min indi ati huwa fi baytiha, fadafaa asshahfaha asshahihaha ila ati kusirat shahfatuha, waamsaka almaksuraha fi bayti ati kasarat fih.
Dari Anas, ia berkata: "Ketika Nabi ﷺ berada di rumah salah satu istrinya, salah satu dari ibu-ibu orang beriman mengirimkan makanan dalam sebuah piring. Istri yang di rumahnya Nabi ﷺ berada, memukul tangan pelayan, sehingga piring itu jatuh dan pecah. Nabi ﷺ mengumpulkan pecahan piring itu dan kemudian mulai mengumpulkan makanan yang ada di dalam piring dan berkata, 'Ibumu (istriku) merasa cemburu.' Kemudian ia menahan pelayan sampai piring yang utuh dibawa dari istri yang di rumahnya ia berada. Ia memberikan piring yang utuh kepada istri yang piringnya pecah dan menyimpan piring yang pecah di rumah di mana piring itu pecah."