Bab Siapa yang Tidak Menyanyikan Al-Qur'an
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مَا أَذِنَ اللَّهُ لِشَىْءٍ مَا أَذِنَ لِلنَّبِيِّ أَنْ يَتَغَنَّى بِالْقُرْآنِ ". قَالَ سُفْيَانُ تَفْسِيرُهُ يَسْتَغْنِي بِهِ.
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Az-Zuhri, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ bersabda: "Allah tidak mendengarkan seorang nabi seperti Dia mendengarkan seorang nabi yang membaca Al-Qur'an dengan suara keras dan menyenangkan." Sufyan berkata: "Ucapan ini berarti: seorang nabi yang menganggap Al-Qur'an sebagai sesuatu yang membuatnya tidak memerlukan banyak kesenangan duniawi."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
