Bab Keutamaan Surat Al-Baqarah
Shahih
waqala utsmanu ibnu alhaytsami haddatsana awfun, an muhammadi ibni sirina, an abi hurayraha rdh allah nh qala wakkalani rasulu allahi bihifzhi zakahi ramadhana faatani atin fajaala yahtsu mina atthaami faakhadztuhu faqultu larfaannaka ila rasuli allahi faqassha alhaditsa faqala idza awayta ila firasyika faqra ayaha alkursiyyi lan yazala maaka mina allahi hafizhun wala yaqrabuka syaythanun hatta tushbiha. waqala annabiyyu " shadaqaka wahwa kadzubun dzaka syaythanun ".
Diriwayatkan dari Abu Hurairah: Rasulullah ﷺ memerintahkanku untuk menjaga zakat Ramadan. Kemudian seseorang datang kepadaku dan mulai mencuri dari makanan. Aku menangkapnya dan berkata, "Aku akan membawamu kepada Rasulullah!" Lalu Abu Hurairah menceritakan seluruh kisahnya dan berkata: Orang itu berkata (kepadaku), "(Tolong jangan bawa aku kepada Rasulullah ﷺ dan aku akan memberitahumu beberapa kalimat yang akan bermanfaat bagimu.) Ketika kamu pergi ke tempat tidurmu, bacalah Ayat Al-Kursi, (2.255) karena akan ada penjaga dari Allah yang melindungimu sepanjang malam, dan tidak ada setan yang akan mendekatimu sampai pagi." (Ketika Nabi ﷺ mendengar cerita itu) beliau berkata (kepadaku), "Dia (yang datang kepadamu di malam hari) memberitahumu kebenaran meskipun dia seorang pendusta; dan itu adalah setan."