Bab Masjid yang Terletak di Jalan-jalan Kota Madinah dan Tempat-tempat di mana Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam Shalat
وَأَنَّ عَبْدَ اللَّهِ حَدَّثَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَنْزِلُ تَحْتَ سَرْحَةٍ ضَخْمَةٍ دُونَ الرُّوَيْثَةِ عَنْ يَمِينِ الطَّرِيقِ، وَوِجَاهَ الطَّرِيقِ فِي مَكَانٍ بَطْحٍ سَهْلٍ، حَتَّى يُفْضِيَ مِنْ أَكَمَةٍ دُوَيْنَ بَرِيدِ الرُّوَيْثَةِ بِمِيلَيْنِ، وَقَدِ انْكَسَرَ أَعْلاَهَا، فَانْثَنَى فِي جَوْفِهَا، وَهِيَ قَائِمَةٌ عَلَى سَاقٍ، وَفِي سَاقِهَا كُثُبٌ كَثِيرَةٌ.
Dari Abdullah, ia menceritakan bahwa Nabi (ﷺ) biasa turun di bawah pohon besar di dekat Ruwaitha di sebelah kanan jalan, dan di sisi jalan di tempat yang datar, hingga ia sampai dari sebuah bukit kecil di dekat Ruwaitha sejauh dua mil, dan bagian atasnya telah patah, sehingga ia membungkuk di dalamnya, dan ia berdiri di atas kaki, dan di kakinya terdapat banyak semak.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
