Bab يَغْشَى النَّاسَ هَذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ
Shahih
haddatsana yahya, haddatsana abu muawiyaha, ani alamasyi, an muslimin, an masruqin, qala qala abdu allahi innama kana hadza lanna quraysyan lamma astashaw ala annabiyyi daa alayhim bisinina kasini yusufa, faashabahum qahthun wajahdun hatta akalu alizhama, fajaala arrajulu yanzhuru ila assamai fayara ma baynahu wabaynaha kahayahi addukhani mina aljahdi, faanzala allahu taala fartaqib yawma tati assamau bidukhanin mubinin yaghsya annasa hadza adzabun alimun qala fautiya rasulu allahi faqila ya rasula allahi astasqi allaha limudhara, fainnaha qad halakat. qala " limudhara innaka lajariun ". fastasqa fasuqu. fanazalat innakum aiduna falamma ashabathumu arrafahiyahu adu ila halihim hina ashabathumu arrafahiyahu. faanzala allahu azza wajalla yawma nabthisyu albathsyaha alkubra inna muntaqimuna qala yani yawma badrin.
Telah menceritakan kepada kami Yahya, telah menceritakan kepada kami Abu Muawiyah, dari Al-A'mash, dari Muslim, dari Masruq, ia berkata: Abdullah berkata: "Sesungguhnya ini terjadi karena ketika Quraisy menolak untuk taat kepada Nabi ﷺ, beliau berdoa kepada Allah agar menimpakan kepada mereka tahun-tahun kelaparan seperti tahun-tahun (yang dialami) Yusuf. Maka mereka ditimpa kelaparan dan kesulitan hingga mereka memakan tulang. Seorang lelaki melihat ke langit dan membayangkan melihat sesuatu seperti asap antara dirinya dan langit karena kelelahan yang sangat. Maka Allah menurunkan: 'Maka tunggulah kamu pada hari ketika langit akan mendatangkan asap yang nyata, yang menutupi manusia; ini adalah azab yang menyakitkan.' (44:10-11) Kemudian seseorang datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata: 'Wahai Rasulullah, mohonkanlah kepada Allah untuk Mudar, karena mereka telah binasa.' Beliau berkata: 'Untuk Mudar, sesungguhnya kamu adalah orang yang berani.' Beliau berdoa dan mereka pun diberi hujan. Kemudian diturunkan ayat: 'Sesungguhnya kamu akan kembali (kepada kekafiran).' (44:15) Ketika mereka mengalami kemakmuran, mereka kembali kepada keadaan mereka saat mereka mengalami kemakmuran. Maka Allah menurunkan: 'Pada hari ketika Kami akan menyiksa dengan siksaan yang sangat besar. Sesungguhnya Kami akan membalas.' (44:16) Ia berkata: 'Itu adalah hari Badar.'