Bab Perkataan-Nya وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ
Shahih
haddatsana adamu, haddatsana syaybanu, an manshurin, an ibrahima, an abidaha, an abdi allahi rdh allah nh qala jaa habrun mina alahbari ila rasuli allahi faqala ya muhammadu, inna najidu anna allaha yajalu assamawati ala ishbain waalaradhina ala ishbain, waassyajara ala ishbain, waalmaa waattsara ala ishbain, wasaira alkhalaiqi ala ishbain, fayaqulu ana almaliku. fadhahika annabiyyu hatta badat nawajidzuhu tashdiqan liqawli alhabri tsumma qaraa rasulu allahi wama qadaru allaha haqqa qadrihi waalardhu jamian qabdhatuhu yawma alqiyamahi waassamawatu mathwiyyatun biyaminihi subhanahu wataala amma yusyrikuna
Telah menceritakan kepada kami Adam, telah menceritakan kepada kami Syeban, dari Mansur, dari Ibrahim, dari Ubaidah, dari Abdullah r.a. ia berkata: "Seorang rabbi dari kalangan ahlul kitab datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata: 'Wahai Muhammad, sesungguhnya kami mendapati bahwa Allah meletakkan langit di atas satu jari, dan bumi di atas satu jari, dan pohon di atas satu jari, dan air serta debu di atas satu jari, dan seluruh makhluk di atas satu jari, kemudian Dia berkata: 'Aku adalah Raja.'" Maka Nabi ﷺ tersenyum hingga tampak gigi gerahamnya sebagai tanda membenarkan perkataan rabbi tersebut. Kemudian Rasulullah ﷺ membaca: 'Mereka tidak mengukur Allah dengan ukuran yang sebenarnya. Dan pada hari kiamat, seluruh bumi akan digenggam oleh tangan-Nya dan langit akan dilipat dengan tangan kanan-Nya. Mahasuci Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.' (39:67)