Bab Perkataan-Nya: Katakanlah, "Sebenarnya jiwa kalian telah membujuk kalian suatu perkara."
Shahih
haddatsana abdu alazizi ibnu abdi allahi, haddatsana ibrahimu ibnu sadin, an shalihin, ani abni syihabin,. qala wahaddatsana alhajjaju, haddatsana abdu allahi ibnu umara annumayriyyu, haddatsana yunusu ibnu yazida alayliyyu, qala samitu azzuhriyya, samitu urwaha ibna azzubayri, wasaida ibna almusayyabi, waalqamaha ibna waqqashin, waubayda allahi ibna abdi allahi, an haditsi, aisyaha zawji annabiyyi hina qala laha ahlu alifki ma qalu fabarraaha allahu, kullun haddatsani thaifahan mina alhaditsi qala annabiyyu " in kunti bariahan fasayubarriuki allahu, wain kunti almamti bidzanbin fastaghfiri allaha watubi ilayhi ". qultu inni waallahi la ajidu matsalan ila aba yusufa fashabrun jamilun waallahu almustaanu ala ma tashifuna waanzala allahu inna adzina jau bialifki alasyra alayati.
Telah mengabarkan kepada kami Abdul Aziz bin Abdullah, telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Sa'd, dari Shalih, dari Ibn Shihab. Dan telah mengabarkan kepada kami Al-Hajjaj, telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Umar Al-Numairi, telah mengabarkan kepada kami Yunus bin Yazid Al-Aili, ia berkata: Saya mendengar Az-Zuhri, mendengar Urwah bin Az-Zubair, dan Said bin Al-Musaiyab, dan Alqamah bin Waqqas, dan Ubaidullah bin Abdullah, dari Aisyah istri Nabi ﷺ ketika orang-orang yang menuduhnya berkata apa yang mereka katakan, lalu Allah membebaskannya. Masing-masing dari mereka menceritakan sebagian dari hadits tersebut, di mana Nabi ﷺ berkata kepada Aisyah: "Jika kamu bersih, maka Allah akan membebaskanmu; tetapi jika kamu telah berbuat dosa, maka mohonlah ampun kepada Allah dan bertobatlah kepada-Nya." Aisyah berkata: "Demi Allah, saya tidak menemukan contoh kecuali seperti ayah Yusuf: {Maka sabar adalah hal yang paling baik. Dan Allah adalah sebaik-baik penolong atas apa yang kalian ceritakan.}" Dan Allah menurunkan {Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah sekelompok dari kalian..} (24.11).